Layanan internet SpaceX kini tersedia di 32 negara

Layanan internet satelit Starlink SpaceX sekarang tersedia di 32 negara. Perusahaan mengumumkan ini di akun Twitter-nya.

“Starlink sekarang tersedia di 32 negara. Anda dapat memesan dari tempat yang ditandai sebagai ‘tersedia’ di situs web starlink.com/map,” kata @SpaceX.

Perusahaan luar angkasa Elon Musk akan mengirimkan Starlink sesegera mungkin. Sebelumnya, banyak pelanggan menunggu berbulan-bulan untuk pesanan mereka. Selain mengumumkan kabar baik, perusahaan juga membagikan tangkapan layar yang menunjukkan peta ketersediaan layanan, mengacu pada tanda “Tersedia” di sebagian besar Eropa dan Amerika Utara, serta sebagian Amerika Selatan, Australia, dan Selandia Baru.

Sementara sebagian besar wilayah lain, termasuk seluruh benua Afrika, ditampilkan sebagai wilayah “segera hadir”, yang diharapkan akan tersedia sekitar tahun 2023, Starlink mengatakan itu hanya tersedia di 25 negara.

Namun, yang membuat perusahaan lebih menonjol saat ini adalah jumlah negara tempat SpaceX mengklaim akan segera mengirimkan Starlinks ke pelanggan. Di sisi lain, platform Reddit penuh dengan keluhan dari pelanggan yang harus menunggu berbulan-bulan agar pesanan mereka dipenuhi.

Seperti dilansir The Verge pada Jumat (13/5/2022), Rest of World melaporkan pada bulan April bahwa mayoritas pengguna Starlink berbasis di Amerika Utara dan sebagian besar lainnya berbasis di Australia, Selandia Baru dan Eropa. Mengikuti kenaikan harga yang mulai berlaku pada bulan Maret, pesanan Starlink baru sekarang menjadi $599 untuk starter kit dengan biaya layanan bulanan $110 untuk menerima layanan internet.

Sumber :